
Pada tanggal 23 April 2026 kelas IV melakukan perjalanan yang cukup jauh. Mereka mengikuti kegiatan kunjungan edukatif yang diadakan di Kaliurang Park. Pada hari ini mereka berangkat seperti biasa kesekolah. Sebelum berangkat mereka berkumpul di Masjid untuk melaksanakan sholat dhuha, dzikir pagi dan membaca asmaul husna. Setelah itu mereka mendengarkan pengarahan yang disampaikan oleh Ustad Agung. Tepat pukul 08.00 para siswa mulai dikondisikan untuk berjalan menuju bis di gang delima
.Perjalanan dimulai dengan membaca doa terlebih dahulu. Didalam bus beberapa siswa ada yang sambil murojaah, ada yang sambil menikmati snack yang dibawa. Setelah kurang lebih lama perjalanan kurang lebih 1 jam kami tiba di Kaliurang Park. Pagi itu cuaca sangat cerah dengan sedikit basah di sekitar karena hujan semalam.
Setelah sampai mereka diarahkan untuk berfoto bersama di depan tugu tulisan Kaliurang Park. Selesai berfoto para siswa diarahkan masuk satu persatu kedalam area. Para siswa diarahkan ke rumah Belanda yang berada di dalam area kaliurang park.

Kegiatan inti dimulai dengan pembagian sesi. Untuk kelas A dan B tetap didalam rumah Belanda tersebut untuk mengikuti kegiatan edukasi membuat lilin. Para siswi diminta untuk mengumpulkan minyak bekas yang sudah mereka siapkan sebelumnya dari rumah. Selain minyak bekas ada juga beberapa bahan yang sudah disiapkan oleh tim edukasi kaliurang park. Adapun bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan lilin adalah minyak bekas , paraffin , stearic acid, tusuk sate , benang nilon , parfum / pengharum , gelas kaca kecil , crayon pewarna. Cara pembuatannya menggunakan panci , kompor, centong dan timbangan. Cara pembuatannya yang pertama menimbang bahannya terlebih dahulu. Paraffin 500gram, stearic acid 500 gram. Setelah itu siapkan panci dan masukkan minyak jelantah 2,5 liter sambil nyalakan api sedang. Masukkan stearic acid sambil diaduk sampai larut. Setekah larut masukkan pewarna dan paraffin aduk sampai rata dan terakhir masukkan pengharum. Setelah semua larut siapkan gelas kaca kecil dan tusuk sate yang sudah diikat benang nilon diatasnya. Alasi gelas dengan kardus lalu tuang perlahan lilin kedalam gelas. Tunggu hingga 24 jam untuk bisa digunakan
.Selama siswi kelas A dan B membuat lilin. Siswa kelas C dan D melakukan kegiatan pembuatan ecoprint. Kegiatan ecoprint pounding adalah suatu teknik cetak warna kain alami yang ramah lingkungan. Dalam kegiatan ini para siswa menggunakan daun daun berwarna yang di ambil dilingkungan sekitar kaliurang park. Dimulai dengan para siswa dibagikan sebuah tas kanvas , beberapa daun dan juga alat pukul. Langkah awal para siswa diminta meletakkan tas kanvas di dataran yang rata. Kemudian letakkan daun diatasnya setelah itu di alasi lembaran plastik. Setelah itu para siswa mulai memukul-mukul daun hingga tercetak ditas kanvas yang disediakan.
Setelah semua kegiatan telah dilaksanakan. Para siswa kembali berkumpul bersama dirumah belanda. Kemudian makan bersama dengan menu soto khas dari kaliurang park. Setelah makan kemudian sholat tibalah saatnya jam bebas. Dimana para siswa bebas bermain wahana yang tersedia di kaliurang park. Ada juga yang free yaitu VR dan kolam renang yang dapat para siswa akses.
Tidak terasa waktu menunjukan pukul 14.00 para siswa diminta untuk segera berkumpul untuk Bersiap kembali ke sekolah. Kegiatan ini bermanfaat bagi para siswa, selain mendapatkan ilmu baru para siswa juga menjadi lebih bisa menghargai alam sekitarnya. Antusias para siswa mengikuti kegiatan ini terlihat dari para siswa yang senantiasa menyimak , mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

