You are currently viewing BPI; SARANA MENGUATKAN KARAKTER ISLAM

BPI; SARANA MENGUATKAN KARAKTER ISLAM

YOGYAKARTA – Bina Pribadi Islami atau yang dikenal dengan BPI, merupakan kurikulum kekhasan di Sekolah Islam Terpadu yang berada di bawah naungan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia. Sebagai sekolah yang fokus pada pembinaan karakter Islami peserta didik, SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta senantiasa berikhtiar untuk memberikan pelayanan yang terbaik dalam menyiapkan generasi penerus.

Program BPI juga merupakan bagian dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL) di Sekolah Islam Terpadu. Dalam pendidikan Islam, hal ini berkaitan dengan misi yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw dimana termasuk hal utama dalam mendidik umat manusia, yaitu menyempurnakan serta mengupayakan terbentuknya suatu akhlak yang baik. Islam memberikan penanganan yang sangat serius dalam hal pembentukan nilai karakter umat manusia di muka bumi.

Menjelang tahun pelajaran 2024/2025, kegiatan BPI di SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta diawali dengan Stadium General (SG) sekaligus memberikan pemahaman dan kesamaan tujuan pelaksanaan BPI di SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta. Kegiatan Stadium General (SG)  ini terbagi menjadi menjadi dua tahap. Pertama, Stadium General (SG) bagi para pembina yang disampaikan langsung oleh Ustadzah Ulfi Fatkhiyah Mahmud, S.Ag., selaku Koordinator BPI JSIT Wilayah Daerah Istimewa Yogyakara pada tanggal 18 Juli 2024. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan tentang “Falsafah program BPI yang dilaksanakan sebagai mandat dari JSIT yang meliputi landasan konsepsional, landasan konstitusional dan landasan operasional. Artinya program ini akan menjadi keunggulan bagi Sekolah Islam Terpadu dalam menghasilkan output atau lulusannya. Oleh karena itu, pengawalan program ini harus terukur baik secara proses dan hasilnya.”

Kedua, Stadium General (SG) bagi peserta didik oleh Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di setiap paralelnya. Dalam pengantar yang disampaikan saat Stadium General di kelas V, Ustadz Eko Yulianto, S.Pd.I, meminta kepada peserta didik untuk, “Menjadikan BPI ini sebagai sarana yang efektif, menyenangkan dalam bertholabul ‘ilmu, mengikutinya dengan semangat, dan senantiasa menjalin kedekatan emosional dengan pembinanya. Insya allah, perubahan menuju karakter Islami akan mudah terwujud, karena saling mengingatkan dalam kebaikan.”

Adapun materi BPI di SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta mengacu 6 dimensi dari buku Standar Mutu JSIT Edisi Kelima, yang meliputi 1) Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia, 2)Inklusif, Berbudaya dan Nasionalis, 3)Berukhuwah dan Peduli, 4) Berkepribadian yang Matang, 5) Cerdas, Bernalar Kritis dan Digital dan 6) Kreatif dan Terampil. Sekolah dalam hal ini diberikan keleluasaan dalam mengembangkan materi tersebut tanpa mengubah esensi dari dimensi tersebut.   

Adapun teknis pelaksanaan BPI di SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta, peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang dibimbing oleh para pembina dari para guru yang telah direkomendasikan dalam mengawal program ini. Selain ada suplemen materi BPI yang disampaikan, secara khusus ke peserta didik dilatih untuk menjadi MC, memberikan kultum, muraja’ah, mutaba’ah yaumiyah dan tidak ketinggalan untuk sharing bersama dalam suasana yang saling mengingatkan dan menyenangkan. Semoga program BPI ini memberikan harapan dalam membentuk dan mengawal karakter Islami. Aamiin. (EY)