YOGYAKARTA – Pada hari Selasa, 10 September 2024, siswa-siswi kelas IV SDIT Luqman Al Hakim I (Esluha) melaksanakan kunjungan edukatif. Pada kesempatan kali ini kunjungan dilakukan di tiga tempat sekaligus, yaitu: Istana Kepresidenan Yogyakarta (Gedung Agung), Benteng Vredeburg dan Taman Pintar. Kunjungan kali ini bertujuan untuk mengenalkan kepada para siswa secara langsung mengenai sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Istana Kepresidenan Yogyakarta yang dikenal dengan nama Gedung Agung. Masuk dari pintu utara, para siswa diperiksa terlebih dahulu sesuai dengan protokol keamanan istana. Setelah itu, kegiatan dimulai dengan penjelasan secara singkat mengenai bangunan Istana Kepresidenan oleh salah satu pegawai istana.
Sebagai salah satu bangunan bersejarah, Gedung Agung memiliki museum yang menyimpan berbagai koleksi dan peninggalan dari para presiden terdahulu, sehingga para siswa diminta untuk berhati-hati agar tidak menyentuh barang berharga yang ada di museum. Salah satu siswa bernama Akhtar Azzam (4A) bertanya, “koleksi apa yang paling mahal?’ Pegawai istana menjawab bahwa koleksi termahal yang ada di museum kepresidenan adalah lukisan karya Raden Saleh yang berjudul ‘Berburu Banteng II’ disebutkan harganya mencapai 13 triliun rupiah.

Dari Gedung Agung, kunjungan berlanjut menuju Benteng Vredeburg yang ada disebrang jalan. Museum yang juga cagar budaya ini memiliki beberapa ruang diorama yang memberikan pengalaman belajar menarik dan interaktif. Berbagai diorama peristiwa sejarah terpajang rapih membuat para siswa tertarik melihat dan merasakan apa yang terjadi pada masa itu.

Planetarium Taman Pintar menjadi tujuan terakhir pada siswa dalam kunjungan edukatif kali ini. Setelah penat berjalan-jalan, para siswa kemudian diajak bersantai dalam wahana planetarium yang dilengkapi dengan kursi penonton yang dapat direbahkan. Penggunaan proyektor digital pada media kubah berbentuk setengah lingkaran yang menampilkan simulasi suasana langit malam kota Yogyakarta memberi pengalaman yang seru dan menakjubkan.
Walaupun beberapa siswa sempat mengeluh karena lelah berjalan, tapi mereka tetap merasa bahagia karena banyak pelajaran dan pengalaman menarik yang mereka dapat dari kunjungan edukatif kali ini. Agenda ditutup dengan sholat dhuhur dan makan siang bersama. Pukul 13.30 anak-anak dijemput oleh wali murid di lokasi. Sambil menunggu jemputan, para siswa jajan dan menaiki wahana menarik lainnya yang ada di Taman Pintar. (LM)

