Yogyakarta, 29 November 2025 — Seluruh guru paralel Kelas 1 SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta menggelar Pertemuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG) serta sesi parenting bertempat di Indoor Atas SDIT Luqman Al Hakim. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh walimurid dengan antusiasme tinggi.

Acara dibuka oleh Ustazah Inarti selaku pembawa acara. Seusai pembukaan, seluruh peserta—guru dan walimurid—mengawali kegiatan dengan tilawah bersama. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan terasa ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan secara serempak. Momentum tersebut menjadi salah satu momen mengharukan dalam kegiatan POMG kali ini.
Penyampaian Informasi Sekolah
Kegiatan berlanjut dengan penyampaian informasi oleh Wakil Kepala Sekolah, Ustazah Sulastri. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:
- Pelaksanaan ASAS 1
- Informasi porsenitas dan libur semester 1
- Aturan berkendara di Gang Delima, termasuk larangan mobil masuk saat jam-jam padat penjemputan dan pada waktu pelaksanaan salat Jumat
Seluruh walimurid tampak fokus dan memperhatikan dengan saksama penjelasan yang diberikan, mengingat informasi tersebut berkaitan langsung dengan kegiatan dan kedisiplinan sekolah.
Sesi Parenting: “Mendidik Anak Bijak Gadget”

Memasuki sesi inti, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi parenting oleh Ustadz Gathut Satriya Winahyu, MCH.t., M.NLP. dengan tema “Mendidik Anak Bijak Gadget”. Materi disampaikan secara komunikatif dan mendapatkan respons positif dari seluruh peserta.
Dalam penjelasannya, Ustadz Gathut menguraikan berbagai penyebab anak sulit lepas dari game, seperti elemen visual dan musik berulang, sistem reward yang memengaruhi dopamine, serta level dan misi harian yang menyebabkan mereka terus ingin bermain.
Beliau juga menjelaskan loop kecanduan game (trigger → reward → repetition) serta pentingnya memutus rantai tersebut dengan memahami minat bakat anak dan memberikan alternatif reward yang lebih positif.
Selain itu, beliau memaparkan Teknik Reframing Digital, yaitu menggunakan bahasa lembut dan sugestif agar anak merasa dibimbing, bukan diperintah. Tidak kalah penting, beliau menekankan pembuatan Family Digital Agreement, yakni kesepakatan digital bersama keluarga sebagai batasan sehat dalam penggunaan gadget.
Sesi ini semakin hidup ketika beberapa walimurid mengajukan pertanyaan. Antusiasme dan semangat para orang tua menunjukkan betapa pentingnya topik literasi digital dalam pengasuhan anak masa kini.

Informasi dari Koordinator Kelas
Acara dilanjutkan dengan penyampaian informasi dari Koordinator Kelas 1, Ustazah Eram. Beliau memberikan informasi terkait pelaksanaan ASAS, kisi-kisi penilaian, serta sejumlah agenda yang akan berlangsung menjelang libur semester pertama.
Penutup
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, dipimpin dengan penuh kekhidmatan. Acara resmi berakhir sekitar pukul 10.30 WIB.
Pertemuan POMG dan sesi parenting ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik dan membimbing peserta didik, terutama dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.

