You are currently viewing Parade Tasmi’ #6 SDIT Luqman Al Hakim Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Qur’ani

Parade Tasmi’ #6 SDIT Luqman Al Hakim Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Qur’ani

Yogyakarta – Alhamdulillāh, atas izin Allah SWT, kegiatan Parade Tasmi’ #6 SDIT Luqman Al Hakim telah terlaksana dengan lancar pada Sabtu, 2 Mei 2026 bertempat di Masjid Al Hakim SDIT Luqman Al Hakim. Kegiatan yang menjadi salah satu agenda rutin dalam pembelajaran Al-Qur’an di SDIT Luqman Al Hakim menghadirkan suasana yang penuh kekhusyukan, semangat, serta haru dari para peserta, guru, dan orang tua yang hadir membersamai.

Parade Tasmi’ #6 diikuti oleh 40 siswa-siswi dari kelas I hingga kelas VI. Dalam kegiatan ini, siswa melaksanakan ujian hafalan Al-Qur’an sekali duduk bil ghoib sesuai capaian juz masing-masing. Agenda tasmi’ yang dilaksanakan setiap bulan sekali ini menjadi salah satu ikhtiar sekolah dalam membangun budaya Qur’ani dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Lantunan ayat-ayat suci terdengar memenuhi Masjid Al Hakim sejak pagi hari pukul 06.30 WIB. Dengan penuh ketenangan dan keyakinan, para peserta melafalkan hafalan mereka di hadapan para asatidz dan orang tua.

Kegiatan ini bukan sekadar ujian hafalan, melainkan juga bentuk syiar Al-Qur’an dan sarana pembiasaan agar anak-anak semakin dekat dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Semangat murojaah, disiplin menjaga hafalan, serta keberanian tampil di hadapan banyak orang menjadi proses pendidikan karakter yang tumbuh bersama ayat-ayat Al-Qur’an.

Rasulullah SAW bersabda: Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”  

(HR. Bukhari)

Hadist tersebut menjadi motivasi besar bagi sekolah dan para orang tua untuk terus membersamai anak-anak dalam perjalanan mereka bersama Al-Qur’an. Sebab keberhasilan seorang anak dalam menjaga hafalan tidak lahir dari proses instan, melainkan dari pembiasaan, keteladanan, dan dukungan yang terus menerus di rumah maupun di sekolah.

Salah satu kisah inspiratif datang dari ananda Abdurrahman Ahsan Al Fatih kelas 2C yang tasmi hafalan juz 29. Ahsan memiliki kebiasaan membaca Al-Qur’an serta menghafal dan murojaah selepas subuh dan magrib. Sebelum kelahiran adiknya lima bulan lalu, Ahsan biasa mengaji bersama bundanya. Namun setelah sang adik lahir, kebiasaan baik itu dilanjutkan bersama abi tercinta.

Di tengah kesibukannya sebagai tenaga medis dengan jadwal yang padat, abi Ahsan tetap berusaha hadir mendampingi putranya murojaah setiap hari. Bahkan ketika masih berada di rumah sakit untuk menjalankan operasi maupun menyelesaikan pekerjaan lainnya, beliau tetap meluangkan waktu untuk menyimak hafalan Ahsan melalui video call.

Kebersamaan sederhana namun penuh makna tersebut menjadi gambaran indah bahwa pendidikan Al-Qur’an bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga tumbuh kuat dari suasana rumah yang dipenuhi lantunan ayat suci dan perhatian orang tua. Dukungan kecil yang dilakukan secara istiqamah sering kali menjadi penguat terbesar bagi anak-anak dalam menjaga hafalan mereka.

Parade Tasmi’ #6 pun menjadi bukti bahwa sinergi antara sekolah dan keluarga mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya pandai menghafal, tetapi juga memiliki kedekatan hati dengan Al-Qur’an. Harapannya, kegiatan ini dapat terus menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk semakin mencintai Al-Qur’an, membiasakan murojaah dalam keseharian, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.(TH)