You are currently viewing DOÁ BERSAMA IKHTIAR SUKSES ASPD KELAS VI ANGKATAN 2025 SDIT LUQMAN AL HAKIM YOGYAKARTA

DOÁ BERSAMA IKHTIAR SUKSES ASPD KELAS VI ANGKATAN 2025 SDIT LUQMAN AL HAKIM YOGYAKARTA

Tidak ada kesuksesan yang diperoleh tanpa adanya ikhtiar dan doá. Itulah yang hampir 1 tahun ini diiktiarkan oleh anak-anak kelas VI SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta. Dalam menghadapi ASPD (Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah), ikhtiar telah dilakukan sejak awal semester 1 masuk di kelas VI, diantaranya ikhtiar program BIAR, BISA, dan pembelajaran setiap hari. Ikhtiar senantiasa dibarengi dengan doá yang dipanjatkan oleh anak-anak, orang tua, dan ustad ustadzah. Pagi ini Sabtu, 17 Mei 2025 sejumlah 117 anak bersama Ayah dan Bunda, beserta ustadz ustadzah duduk bersama untuk memanjatkan doá memohon pertolongan Allah dalam mengerjakan soal-soal ASPD dan mendapatkan hasil terbaik. Doá Bersama dan motivasi pagi ini dilakukan di Laboratorium Agama Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dibersamai oleh Ustadz Purwanto, S.Ag, yang biasa disapa Kak Ipung.

Pekan depan selama 3 hari, Senin-Rabu, 19-21 Mei 2025 dilakukan ujian ASPD. Dengan adanya motivasi dan doá bersama pagi ini, bertujuan agar anak-anak akan lebih fresh pikirannya sehingga dalam mengerjakan diberikan kemudahan. Pesan yang disampaikan oleh Bapak Kepala Sekolah Ustadz Singgih, memberikan apresiasi kepada anak-anak karena mereka sampai saat ini memiliki komitmen yang besar dalam menghadapi ASPD, yaitu tidak bermain HP sejak 2 minggu yang lalu. Selain itu, Ustadz Singgih juga memohon bantuan kepada Ayah Bunda untuk memberikan dukungan dan membantu Ananda dalam menjalankan komitmen.

Selanjutnya materi inti, yakni motivasi dan doá bersama yang disampaikan oleh Kak Ipung. Ada 4 poin yang harus kita amalkan, yaitu : jaga sholat, tadarus al quran, belajar dengan tekun, miliki akhlakul karimah, itulah kunci sukses seorang manusia. Kak Ipung menyampaikan ikhtiar dan komitmen yang telah dipilih oleh Ananda untuk tidak bermain HP sejak 2 minggu yang lalu, merupakan salah satu ikhtiar dan komitmen yang harus dibantu oleh orang tua. Kak Ipung juga memberikan saran kepada orang tua, untuk selama 3 hari kedepan saat berangkat dan pulang sekolah, Ananda senantiasa diantar dan dijemput oleh orang tua secara langsung. Selain itu, saran juga diberikan kepada Ananda, untuk senantiasa menjaga akhlaknya dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan, mengurangi hal-hal yang tidak perlu, dan menjaga adab saat di dalam ruangan.

Puncak dari doá bersama pagi ini lebih menyentuh, yaitu ketika antara orang tua dan anak diminta untuk saling meminta maaf, saling menyampaikan perasaan sayang, dan menyampaikan permohonan yang terbaik kepada Allah. Selain itu, pagi ini juga dikumpulkan infaq terbaik dari orang tua dan ustadz ustadzah untuk disalurkan ke salah satu panti Asuhan yang ada di daerah Yogyakarta. Semoga, apa yang telah dilakukan hari ini menjadi wasilah anak-anak kelas VI ankatan 2025 mendapatkan hasil yang terbaik dan senantiasa diberikan kesehatan.