Yogyakarta – Suasana Ramadhan di SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta semakin semarak dengan digelarnya Festival Anak Shalih Esluha (FASE) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam sejak dini.

Festival tersebut dilaksanakan pada 4–5 Maret 2026, mulai pukul 07.30 hingga 11.00 WIB, bertempat di lingkungan SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan berbagai perlombaan Islami yang dirancang sesuai dengan jenjang kelas siswa.
Kepala sekolah dan panitia kegiatan menyampaikan bahwa FASE merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menghadirkan suasana Ramadhan yang tidak hanya diisi dengan ibadah, tetapi juga kegiatan edukatif yang mampu mengembangkan potensi siswa.
“Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang ibadah, tetapi juga dilatih untuk berani tampil, berprestasi, serta menumbuhkan semangat berlomba dalam kebaikan,” ujar panitia kegiatan.
Dalam festival ini, berbagai cabang lomba digelar untuk dua kelompok jenjang kelas.
Untuk kelas 1 dan 2, cabang lomba yang dipertandingkan meliputi adzan, nasyid, tahfidz, mewarnai, dan membaca Al-Karim. Sementara itu, kelas 3 hingga 5 mengikuti lomba tartil, adzan, nasyid, tahfidz, CCA (Cerdas Cermat Agama), pidato, sari tilawah, serta menggambar Islami.

Melalui ragam perlombaan tersebut, para siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan dalam bidang keagamaan, seni Islami, serta keterampilan komunikasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter seperti disiplin, sportifitas, kemandirian, dan keberanian.
Panitia menetapkan beberapa ketentuan bagi peserta festival. Setiap siswa hanya diperbolehkan mengikuti satu cabang lomba, dan setiap kelas dapat mengirimkan maksimal tiga peserta pada masing-masing cabang lomba. Selain itu, peserta yang mengikuti lomba merupakan siswa yang belum pernah menjuarai cabang lomba yang sama pada tingkat kabupaten atau kota. Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang lomba akan memperoleh piala, sertifikat penghargaan, serta bingkisan menarik.
Dengan terselenggaranya Festival Anak Shalih Esluha, pihak sekolah berharap kegiatan Pesantren Ramadhan tahun ini dapat menjadi pengalaman yang berkesan bagi para siswa. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki semangat untuk terus berprestasi.
Ramadhan, bagi keluarga besar SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta, bukan sekadar waktu menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan iman, memperkuat akhlak, dan mengembangkan potensi terbaik anak-anak sebagai generasi masa depan.

