Siswa-siswa kelas 5 SDIT Luqman Al Hakim I (ESluha) mengadakan Kunjungan Edukatif ke Museum History of Java dan Museum Memorial Jendral Besar H. M. Soeharto. Dalam kunjungan ini, para siswa tidak hanya memperdalam pemahaman mereka tentang sejarah Indonesia, tetapi juga menikmati momen berharga bersama teman-teman dan guru-guru mereka.

Kunjungan dimulai dengan semangat tinggi di masjid sekolah pada jam 07.35 WIB. Sebagai upaya mempererat hubungan dengan Al Quran, siswa-siswa memulai perjalanan mereka dengan menghafalkan surat Al Infithor dan surat-surat lainnya. Dibimbing oleh Bapak Sunaryo. S.Pd SD, mereka menempuh perjalanan dengan antusiasme yang menggebu di dalam bis yang telah disediakan oleh sekolah.

Pertama-tama, mereka melangkah ke Museum History of Java di Jl. Parangtritis. Di sana, mereka disuguhi dengan bangunan unik berbentuk limas segi empat yang menjadi ikon museum ini. Setelah menyempatkan diri untuk berfoto bersama, para siswa terbagi menjadi dua kelompok besar untuk menjelajahi peninggalan sejarah. Mereka disuguhi film dokumenter tentang sejarah Jawa, disertai dengan pajangan benda-benda bersejarah yang tak terhitung jumlahnya.
Perjalanan dilanjutkan ke Museum Memorial Jendral Besar H. M. Soeharto. Di sini, mereka berdiri di hadapan patung ikonik Jendral Besar H. M. Soeharto untuk sesi foto yang penuh makna. Setelahnya, mereka melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah sebelum menikmati makan siang di pendopo utama museum.
Salah satu fakta menarik yang mereka temukan adalah keberadaan sumur tua di museum, yang telah ada sejak sebelum kelahiran Jendral Besar H. M. Soeharto. Ini menjadi bukti nyata tentang nilai sejarah yang dilestarikan dengan baik di museum ini.

Meskipun beberapa siswa merasa kurangnya wahana permainan di museum, mereka tetap merasa terkesan dengan pengalaman yang mereka dapatkan.
Sebagai testimoni, Arvin dari kelas 5C berkomentar, “Seru seru aja, tempatnya bagus, tapi, kurang menyenangkan karena tidak ada wahana permainannya.” Sementara itu, Akmal dari kelas 5D menyatakan, “Lumayan, museumnya udah keren.”
Kunjungan siswa-siswa Esluha ini menjadi menginspirasi mereka untuk lebih mencintai sejarah dan warisan budaya Indonesia. Semoga kunjungan semacam ini terus dilakukan untuk memperkaya pengetahuan generasi muda tentang warisan nenek moyang mereka.

