You are currently viewing Paralel Kelas 1 Gelar POMG dan MPS, Walimurid Antusias Ikuti Parenting Bertema Membiasakan Ibadah dengan Cinta

Paralel Kelas 1 Gelar POMG dan MPS, Walimurid Antusias Ikuti Parenting Bertema Membiasakan Ibadah dengan Cinta

Yogyakarta, 20 September 2025 – Guru paralel kelas 1 SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta mengadakan Pertemuan Orangtua Murid dan Guru (POMG) sekaligus Musyawarah Paralel Siswa (MPS) pada Sabtu (20/9) di Masjid Luqman Al Hakim. Acara ini berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan penuh semangat kebersamaan, serta antusiasme dari seluruh walimurid yang hadir.

Kegiatan dibuka oleh Bunda Dora Wali dari ananda Adzril 1C selaku pembawa acara. Sebelum memasuki rangkaian utama, seluruh peserta bersama-sama bertilawah Al-Qur’an. Tilawah kali ini terasa istimewa karena dipimpin langsung oleh anak-anak terpilih dari kelas 1. Lantunan ayat suci yang fasih, penuh semangat, dan dilakukan serentak membuat suasana masjid menjadi haru dan membanggakan. Para guru dan walimurid tampak terkesan serta bersyukur atas keberanian dan kekompakan anak-anak dalam mengumandangkan kalamullah.

Memasuki sesi berikutnya, Koordinator Paralel Kelas 1, Ustadzah Eram, menyampaikan sejumlah informasi penting terkait kegiatan pembelajaran dan program sekolah. Beberapa di antaranya adalah jadwal materi sumatif, informasi ekstrakurikuler, agenda outbound, hingga sosialisasi proyek P5 Profil Pelajar Pancasila (P8). Seluruh walimurid menyimak dengan seksama setiap informasi yang disampaikan, menunjukkan keseriusan dalam mendukung pendidikan putra-putrinya.

Acara inti POMG dan MPS kali ini menghadirkan sesi Parenting bersama Ibu Siti Murdiyah dengan tema “Membiasakan Ibadah dengan Cinta”. Dalam pemaparannya, beliau mengajak para orang tua untuk merenung sekaligus berkomitmen, apakah setiap aktivitas sehari-hari sudah diniatkan sebagai ibadah yang dilakukan dengan penuh cinta. Menurutnya, pembiasaan ibadah yang dilandasi cinta akan memberi dampak besar, tidak hanya pada pribadi, tetapi juga keluarga secara keseluruhan.

“Yuk, kita mulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten dengan penuh cinta. InsyaAllah, kebiasaan ini akan membawa keberkahan bagi diri kita dan keluarga,” ungkapnya dalam sesi materi.

Walimurid tampak antusias menyimak pemaparan tersebut. Beberapa bahkan aktif mengajukan pertanyaan saat sesi diskusi dan tanya jawab yang menjadi penutup kegiatan. Tepat pukul 11.00 WIB, acara resmi ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendidik anak-anak. Tidak hanya membekali mereka dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kecintaan pada ibadah serta nilai-nilai Islam yang penuh makna.