You are currently viewing PERJUSA: Melatih Kemandirian Siswa Kelas IV di Bumi Perkemahan

PERJUSA: Melatih Kemandirian Siswa Kelas IV di Bumi Perkemahan

SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta gelar perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) di Bumi Perkemahan Bromonilan, Padukuhan Bromonilan, Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, dimulai Jumat pagi hingga Sabtu siang, 21-22 Agustus 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh 91 siswa kelas IV, tim kemah/outbond SDIT Luqman Al Hakim dan sejumlah pendamping (wali kelas) kelas IV. Rangkaian kegiatan meliputi mendirikan tenda, outbound, memasak, beribadah (shalat, dzikir, murajaah), penampilan yel-yel, pengakraban saat api unggun, hingga upacara penutupan. 

Perkemahan ini bertujuan untuk membentuk kemandirian, kekompakan, kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan kepramukaan kepada siswa sejak dini. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan sesuai jadwal yang telah disusun panitia.

Rangkaian kegiatannya pada hari pertama dimulai dengan shalat dhuha berjamaah di sekolah sebagai pembuka kegiatan. Setelah itu siswa menerima pengarahan dari panitia mengenai tata tertib dan materi perkemahan.

Selanjutnya seluruh peserta melakukan perjalanan ke tempat kemah di Bromonilan menggunakan bus sekolah. Sesampainya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan apel dan pengarahan oleh pembina. Setelah apel, siswa yang sudah terbagi dalam 12 barung (6 putra, 6 putri) mendirikan tenda secara gotong royong di lokasi yang sudah ditentukan. Setelah tenda selesai didirikan, sekitar pukul 11.00 peserta bersiap untuk makan siang bersama.

Sore hari kegiatan diisi dengan outbound ke sungai yang bertujuan melatih kekompakan dan keberanian siswa. Setelah kembali dari sungai, siswa masak sore secara berkelompok. Menjelang malam, seluruh peserta melaksanakan shalat berjamaah. Acara dilanjutkan dengan persiapan api unggun dan penampilan yel-yel kelompok yang diikuti dengan penuh semangat. Setelah api unggun, peserta istirahat di dalam tenda masing-masing.

Hari kedua dimulai dengan jalan pagi di sekitar lokasi perkemahan. Kegiatan dilanjutkan memasak sarapan secara berkelompok. Puncak acara pagi hari adalah upacara yang dilanjutkan dengan kegiatan kepramukaah yang dibagi dalam 6 pos. Setiap pos berisi tantangan/soal kepramukaan, ketangkasan, dan kekompakan. Sebelum penutupan, peserta melaksanakan makan siang. Kegiatan ditutup dengan bongkar tenda secara bersama-sama dan kepulangan seluruh peserta kembali ke sekolah dengan tertib. Kegiatan perkemahan ditutup dengan Kembali ke sekolah dengan naik bus dan penyerahan kembali siswa kepada orang tua. (EMC-Hani)