YOGYAKARTA – Membiasakan anak dengan kegiatan yang baik seperti mendekatkannya dengan Al Qur’an adalah investasi jangka panjang. Pasalnya, anak akan ringan dan tidak merasa terbebani dengan hal-hal kebaikan tersebut karena sudah terbiasa dilakukan setiap harinya. Hal ini coba dirutinkan oleh SDIT Luqman Al Hakim dalam salah satu kegiatan spesial ekstrakurikuler pesantren tahfidz yaitu Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT).

Kegiatan Mabit ini merupakan kegiatan bermalam di sekolah yang rutin dilaksanakan setiap satu bulan sekali dengan pesertanya seluruh siswa yang ikut dalam ekstrakurikuler pesantren tahfidz di SDIT Luqman Al Hakim. Pesertanya sendiri terdiri dari siswa kelas II sampai V dan mengikuti kegiatan ini atas kemauan sendiri atau dipaksa siapapun baik pihak sekolah maupun orangtua. Mabit rutin biasanya dilaksanakan setiap awal bulan dan berlangsung di kompleks sekolah.
Bulan Mei 2025 kali ini dilaksanakan pula kegiatan Mabit yang dimulai sejak Jum’at sore sampai Sabtu pagi, 2-3 Mei 2025. Sekitar pukul 16.00 atau setelah sholat ashar, siswa peserta ekstrakurikuler pesantren tahfidz mulai kembali berdatangan ke sekolah dengan membawa barang-barang untuk keperluan mabitnya masing-masing. Beberapa siswa terlihat mandiri dengan membawa tas ransel dan alas tidur berupa kasur lipatnya sendiri. Namun tak jarang, ada orangtua wali siswa yang membantu anaknya membawakan barang-barang mabit tersebut. Siswa kemudian langsung bergegas menuju masjid lantai 1 untuk mendengarkan pembukaan kegiatan mabit pesantren tahfidz kali ini.

Di masjid, ustadz ustadzah menyampaikan pembagian ruangan kelas yang digunakan untuk kegiatan mabit dan pembagian kelompok Ziyadah Al Qur’an sesuai dengan rutinitas setoran hafalan siswa saat kegiatan pembelajaran pesantren tahfidz. Selain itu siswa juga bersama-sama membaca asmaul husna dan dzikir al ma’tsurat sore saat pembukaan mabit berlangsung.
Sore harinnya, kegiatan diisi dengan halaqah setoran hafalan di masing-masing kelompok didampingi ustadz ustadzah. Dilanjutkan dengan makan malam bersama dimana siswa dipersilahkan mengambil sendiri sesuai porsi yang diinginkannya dengan model prasmanan. Menu makan malam bersama kali ini adalah nasi pecel lele dan buah serta susu coklat hangat. Kegiatan makan malam bersama berlangsung sampai mendekati waktu sholat maghrib dan dilanjutkan dengan sholat maghrib berjamaah di masjid.

Setelah melaksanakan sholat maghrib, siswa peserta mabit ekstrakurikuler pesantren tahfidz tetap di masjid untuk mendengarkan informasi dari ustadz Heri mengenai akan diadakan pencatatan ukuran kaos peserta ekstrakurikuler pesantren tahfidz sampai menjelang adzan isya berkumandang. Hal ini dikarenakan, pada akhir bulan Mei rencananya akan dilaksanakan Rihlah ke Boyolali untuk seluruh siswa peserta esktrakurikuler pesantren tahfidz dan ustadz ustadzah pengampunya dan akan menggunakan kaos tersebut sebagai seragamnya.
Selesai melaksanakan sholat isya berjamaah, siswa peserta mabit bergabung ke kelompok masing-masing untuk Ziyadah Al Qur’an kembali dengan menyetorkan hafalannya ke ustadz ustadzah pendamping. Siswa yang sudah selesai dipersilahkan kembali ke ruangan tempat istirahat sambil melakukan kegiatan santai sampai menjelang waktu istirahat yaitu pukul 21.30 WIB.

Peserta kegiatan mabit diharuskan sudah mulai istirahat tidur malam pada pukul 21.30 WIB sampai 03.30 WIB dini hari untuk dibangunkan sholat qiyamul lail bersama. Pagi harinya tepat pukul 03.30 WIB siswa dipersilahkan mengambil air wudhu untuk persiapan sholat qiyamul lail di masjid. Kegiatan sholat qiyamul lail ini berlangsung sampai mendekati waktu adzan shubuh berkumandang.
Siswa kemudian melaksanakan sholat shubuh berjama’ah dilanjutkan dengan melantunkan dzikir al ma’tsurat pagi bersama. Setelah itu siswa dipersilahkan untuk membersihkan ruangan kelas tempat beristirahat semalam dan mengemasi barang bawaan mabit untuk persiapan pulang.
Sebelum penutupan kegiatan mabit ekstrakurikuler pesantren tahfidz, ustadz ustadzah memastikan kebersihan dan kerapihan ruangan kelas yang digunakan untuk mabit. Bagi yang ruangannya sudah dipastikan bersih dan rapi, siswa yang semalam istirahat di ruangan itu dipersilahkan mengambil segelas susu coklat hangat dan memasuki masjid untuk penutupan kegiatan.

Kegiatan mabit esktrakurikuler pesantren tahfidz kali ini ditutup dengan do’a bersama, pemberian reward bagi siswa dengan nominasi jumlah setoran hafalan Al Qur’an terbanyak selama mabit dan nominasi lainnya. Selanjutnya ustadz ustadzah membagikan sarapan untuk dibawa pulang setiap siswa peserta mabit dan kegiatan mabit diakhiri dengan bersalam-salaman antara peserta dengan ustadz ustadzah pendamping. Semoga kegiatan yang luar biasa ini menambah keberkahan bagi SDIT Luqman Al Hakim sebagai salah satu sekolah dengan motto unggulannya yaitu, ”Everyday With Qur’an”. (FAS)

