Oleh: @rochma_yulikaKetika
Semakin paham bahwa hidup ada yang menata, mengatur serta menguasai segala hal maka tugas kita sebagai hamba hanya berusaha serta beramal shalih dan menyerahkan hasil kepada pemilik kehidupan.
Sejatinya kepasrahan total itulah yang mampu mengundang keajaiban serta pertolongan dari arah tak yang disangka-sangka.Kita perlu mengulik sejarah kenabian yang bisa kita tadaburi dalam surat al anbiya, yang mampu menghentakkan jiwa kita serta membuat kita tersadar.
Nabi Musa tak pernah tahu ketika posisi sudah terpojok di laut Merah bersama kaumnya. Seolah hanya kebuntuan yang ada. Hati nuraninya bergerak menuju kepasrahan total yang ia tahu semua sudah tercatat dalam takdirnya sekira harus meniada dalam keimanan tentu ada balasan surga.
Namun di luar dugaan Allah memerintahkan tongkat yang dibawanya untuk dipukulkan ke laut dan alhasil laut pun terbelah sehingga Nabi Musa bersama kaumnya mampu melepaskan diri dari kejaran Fir’aun berserta kaumnya yang ingin menghabisi orang-orang beriman. Justru merekalah yang habis ditelah gulungan ombak laut Merah.Begitu juga kepasrahan Nabi Yunus yang tak pernah paham apa yang akan terjadi setelah mendapat undian untuk di lempar ke laut.
Hanya kepasrahan kepada segala ketetapan Allah yang ada dalam jiwanya. Baginya setiap takdir yang sedang berjalan itu tak mampu ditolak. Tak disangka ketika dilempar ke laut langsung saja ditangkap oleh seekor Paus besar. Bagi yang melihat berpikir bahwa akan habis masa hidup Yunus sang Nabi. Lagi-lagi saat kepasrahan seutuhnya tanpa tahu apa yang harus dilakukan, ia hanya berdoa, “Laa Ilaha Illa anta subhanaka inni kuntu minaddzalimin” dengan totalitas penghambaan. Yang terjadi sungguh menakjubkan yakni Paus itu mengeluarkan jasad Nabi Yunus di tepi pantai dan akhirnya pun selamat dari ajal.
Dalam kehidupan para Nabi, kepasrahan total kepada Allah menjadi metode paling efektif untuk menghadapi setiap masalah. Manusia yang senantiasa pasrah kepada Allah akan memiliki energi positif yang memotivasinya untuk mencapai tujuan hidup.Masya Allah banyak kisah indah tentang hal yang mustahil terjadi. Semuanya bisa jadi pelajaran bagi kita untuk semakin yakin bahwa pertolongan Allah sangat dekat bagi hamba Nya yang taat. Apakah yang bisa kita ingkari dari janji Nya dalam Al Qur’an?
Tidak ada sama sekali. Kebenarannya mutlak. Bahkan janji Allah barang siapa bertawakal maka Allah akan mencukupinya. Masya Allah laa quwwata Illa Billah

