You are currently viewing Belajar Seru dan Ramah Lingkungan: Workshop Kreatif Sampah Plastik dan Kardus di SDIT Luqman Al Hakim

Belajar Seru dan Ramah Lingkungan: Workshop Kreatif Sampah Plastik dan Kardus di SDIT Luqman Al Hakim

Yogyakarta, 16 Juni 2025 — SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta punya cara seru untuk mengajarkan cinta lingkungan kepada siswa-siswinya. Lewat kegiatan Workshop Kreativitas Pengolahan Sampah Plastik dan Kardus, anak-anak kelas IV dan V diajak belajar sambil berkarya, menggunakan barang-barang bekas yang biasanya dianggap tak berguna.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Porsenitas (Pekan Olahraga, Seni, dan Literasi), dan digelar pada Senin pagi di ruang Indoor Atas sekolah. Suasana ceria dan antusias sudah terasa sejak pukul 07.00 WIB. Anak-anak lebih dulu mengikuti dzikir pagi dan sholat dhuha sebelum masuk ke sesi workshop yang dimulai pukul 07.30 WIB.

Sesuai instruksi, siswa putra datang membawa kardus coklat, sementara siswa putri membawa plastik kresek warna-warni bekas pakai. Bahan-bahan itulah yang nantinya akan disulap jadi karya kreatif dan ramah lingkungan.

Dipandu oleh narasumber yang inspiratif, Bu Any Latifah, S.Pd., M.Sc. dari HPAI DPW Kota Yogyakarta, anak-anak diajak mengenal lebih dekat soal sampah. Ternyata, sampah tidak selalu merusak—asal dikelola dengan benar, bisa jadi berkah!

Bu Any menjelaskan tentang jenis-jenis sampah, seperti sampah organik, anorganik, dan residu, serta memperkenalkan prinsip 3R: Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang). Penjelasan disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dimengerti, lengkap dengan video menarik dan contoh nyata.

Yang paling seru adalah saat sesi praktek! Siswa-siswi membuat replika rumah adat dari kardus dan aneka kerajinan tangan dari plastik bekas. Tak hanya asah kreativitas, tapi juga belajar bekerja sama dan peduli lingkungan.

Kami ingin anak-anak paham bahwa sampah bisa jadi sesuatu yang bermanfaat jika kita mau mengelolanya dengan baik,” ujar Bu Any penuh semangat.

Workshop ditutup dengan semangat tinggi dan hasil karya yang memukau. Anak-anak membawa pulang hasil buatan mereka sendiri—bukti nyata bahwa belajar bisa dilakukan sambil menjaga bumi.

Lewat kegiatan ini, SDIT Luqman Al Hakim berharap para siswa tumbuh menjadi generasi yang kreatif dan peduli terhadap lingkungan sejak dini. Tim Adiwiyata sekolah pun terus mengajak seluruh warga sekolah untuk beraksi nyata demi bumi yang lebih bersih.

“Kelola sampah dengan bijak: Kurangi, Gunakan Kembali, dan Daur Ulang! Mulai dari rumah, mulai dari sekolah, mulai dari sekarang!”