You are currently viewing Parade Tasmi’ #4 SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Sukses Digelar, 39 Siswa Tuntaskan Tasmi’ 1 Juz Sekali Duduk

Parade Tasmi’ #4 SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta Sukses Digelar, 39 Siswa Tuntaskan Tasmi’ 1 Juz Sekali Duduk

YOGYAKARTA – Program Parade Tasmi’ sebagai salah satu kegiatan unggulan Al-Qur’an di SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta kembali diselenggarakan pada Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan ini merupakan putaran keempat pada tahun ajaran 2025/2026 dan diikuti oleh 39 siswa-siswi dari kelas I hingga kelas VI yang telah menyelesaikan hafalan satu juz serta lolos tahapan muroja’ah.

Seperti pelaksanaan sebelumnya, Parade Tasmi’ menjadi ajang bagi para siswa untuk memperdengarkan hafalan satu juz Al-Qur’an dalam sekali duduk di hadapan ustadz-ustadzah penguji. Ragam juz yang ditasmi’kan pun beragam, mulai dari juz 30, juz 29, juz 28, juz 27, hingga juz-juz lainnya yang telah dikuasai para peserta.

Kegiatan ini kembali menghadirkan suasana religius dan penuh kekhidmatan. Para peserta memperlihatkan kesungguhan serta ketekunan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an, sementara para ustadz dan ustadzah memberikan apresiasi atas usaha keras siswa yang mampu menyelesaikan tasmi’ dalam durasi sekitar satu jam dengan lancar dan percaya diri.

Tidak hanya siswa, orang tua wali turut memberikan dukungan besar dalam keberhasilan kegiatan ini. Banyak di antara mereka hadir langsung untuk menyimak hafalan putra-putrinya, sekaligus memperkuat sinergi pembinaan Qur’ani di rumah. Kerja sama antara sekolah dan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga istikamah anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an.

“Salah satu wali murid yang pada kesempatan ini kedua putrinya mentasmi’kan hafalan juz 27 Ananda Khaira dan Ananda Ilyana Juz 30 nya dengan hasil yang memuaskan menyampaikan kesan dan rasa syukur atas pendampingan yang diberikan sekolah:

“Alhamdulillah, MasyaAllah Tabarakallah. Jazakumullah khairan katsiran untuk ustadz dan ustadzah yang telah membimbing anak-anak kami. Sejak usia 3,5 tahun anak-anak sudah mulai belajar menghafal Al-Qur’an di rumah tahfidz dekat rumah. Setelah masuk SDIT Luqman Al Hakim, kami mengikuti program Gemaji dan Pesantren Tahfidz. Kami usahakan sebelum Maghrib anak-anak sudah makan dan siap, sehingga setelah Maghrib mereka fokus pada hafalan dan muroja’ah. Semoga Allah menjaga hafalan mereka dan memberkahi para guru.”

Selain itu, ada pula kisah inspiratif dari seorang ibu yang memiliki anak kembar, keduanya mengikuti Parade Tasmi’ #4. Ia berbagi cerita mengenai proses mendampingi hafalan putra-putrinya:

“Kembar saya memiliki kemampuan menghafal yang berbeda. Lendro Alhamdulillah lebih cepat hafal, sedangkan Rendra perlu waktu lebih banyak untuk mengejar. Untuk menyeimbangkan, saya meluangkan waktu khusus untuk mendampingi Rendra agar tidak tertinggal. Salah satu cara yang membantu adalah mendengarkan murotal dari sekolah dengan mode ulang ketika menghafal satu surat.

Ketika saya tanya siapa yang ingin ikut Tasmi’, keduanya ingin. Namun saya sempat ragu pada Rendra karena hafalannya belum sekuat Lendro. Tapi akhirnya saya mendaftarkan keduanya dan kami mengejar surat-surat yang belum terhafal.

Sejak saat itu saya mengurangi banyak aktivitas pribadi agar bisa menemani mereka. Saat mereka bermain lego, menggambar, atau mewarnai, saya menyetel muroja’ah dan mengaji di depan mereka, lalu mereka menirukan. Setelah itu saya mengetes satu per satu dengan mencatat ayat yang masih salah, kemudian kami ulangi bersama dari setengah ayat sebelumnya hingga benar.”**

Testimoni-testimoni ini menunjukkan bahwa keberhasilan Parade Tasmi’ tidak hanya lahir dari program sekolah, tetapi juga dari kerja sama erat antara orang tua, guru, dan siswa dalam menjaga kedekatan anak-anak dengan Al-Qur’an.

Pelaksanaan Parade Tasmi’ #4 ini semakin menegaskan komitmen SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di lingkungan sekolah. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh keluarga besar SDIT Luqman Al Hakim untuk menjaga, mengamalkan, dan terus memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.