YOGYAKARTA – Ekstrakurikuler Pesantren Tahfidz merupakan salah satu pilihan ekstrakurikuler yang ada di SDIT Luqman Al Hakim Timoho Yogyakarta. Program unggulan dari ekstrakurikuler ini adalah hafalan Al Qur’an yang rutin disimak oleh Ustadz Ustadzah pengampu. Pesantren Tahfidz dapat diikuti oleh siswa dari kelas II sampai kelas V dengan dua pilihan waktu eksktrakurikuler yaitu, pagi hari mulai pukul 05.50-06.50 atau sore hari mulai pukul 15.30-16.30 sepulang sekolah.

Pembelajaran esktrakurikuler Pesantren Tahfidz dibersamai sekitar 14 Ustadz Ustadzah guru pengampu Al Qur’an yang siap menyimak hafalan peserta esktrakurikuler. Dilaksanakan setiap tiga kali dalam sepekan, yaitu pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis dengan dua pilihan waktu pembelajaran. Ekstrakurikuler ini akan mensosialisasikan terlebih dahulu program dan prosedur pendaftarannya di seluruh grup WhatsApp dari kelas II sampai V. Setelah itu disampaikan pula periode tanggal pendaftaran ekstrakurikuler pada pengumuman tersebut.
Orangtua wali siswa peserta ekstrakurikuler kemudian diminta mengisi link pendaftaran yang tersedia dan memilih waktu pembelajaran yang diinginkan. Seluruh orangtua wali siswa yang sudah mendaftarkan anaknya di ekstrakurikuler Pesantren Tahfidz ini kemudian diarahkan ke link grup WhatsApp untuk bergabung ke dalam grup orangtua wali siswa peserta ekstrakurikuler khusus Pesantren Tahfidz. Tujuan dari adanya grup untuk memudahkan komunikasi dan penyampaian informasi dari pihak sekolah ke orangtua wali siswa maupun sebaliknya.

Pada Tahun Pelajaran 2024/2025 siswa yang mendaftar menjadi peserta ekstrakurikuler Pesantren Tahfidz berjumlah 158 peserta yang berasal dari kelas II sampai V. MasyaAllah Alhamdulillah.. antusiasme ini patut diapresiasi. Keinginan belajar dan bisa menghafal Al Qur’an menjadi alasan utama siswa yang mendaftar pada TP 2024/2025 kali ini. Selain itu tentu saja dukungan dan do’a tulus dari orangtua wali siswa yang sepenuh hati untuk anak-anaknya turut menjadi penyemangat dari banyaknya peserta esktrakurikuler yang bisa dikatakan favorit ini.
Semangat berinteraksi dengan Al Qur’an mengalahkan rasa kantuk di pagi hari dan rasa lelah di sore hari sepulang sekolah untuk tetap menghafal ayat demi ayat dari kalam-Nya. Semoga dengan antusiasme yang luar biasa ini dapat menjadi penyemangat untuk siswa lainnya pula. (FAS)

