You are currently viewing Kunjungan Edukatif ke Bhumi Merapi: Siswa Kelas 2 SDIT Luqman Al Hakim Belajar Bercocok Tanam dan Mengenal Satwa

Kunjungan Edukatif ke Bhumi Merapi: Siswa Kelas 2 SDIT Luqman Al Hakim Belajar Bercocok Tanam dan Mengenal Satwa

Yogyakarta – Pembelajaran tidak melulu harus dilakukan di dalam kelas. Hal inilah yang dirasakan oleh 86 siswa kelas 2 (2A, 2B, dan 2C) SDIT Luqman Al Hakim saat mengikuti kegiatan Kunjungan Edukatif (Field Trip) ke Agrowisata Bhumi Merapi pada hari Kamis, 29 Januari lalu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembiasaan karakter yang menjadi ciri khas sekolah, yaitu pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah di masjid sekolah. Setelah memanjatkan doa demi kelancaran acara, rombongan bertolak menuju lokasi kegiatan dengan penuh semangat.

Setibanya di Bhumi Merapi, para siswa disambut hangat dan langsung mendapatkan pengarahan dari pemandu wisata setempat. Kegiatan inti dimulai dengan pelatihan keterampilan dasar pertanian. Jemari-jemari kecil para siswa tampak antusias saat diajarkan cara menanam bibit cabai menggunakan media polybag. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta lingkungan dan mengenalkan proses pertumbuhan tanaman sejak dini.

Tak berhenti di situ, petualangan berlanjut dengan berkeliling area mini zoo. Para siswa diajak mengenal berbagai ragam satwa, mulai dari reptil seperti kura-kura dan ular, hingga mamalia unik seperti binturong dan rusa.

Suasana semakin riuh dan ceria ketika sesi interaksi langsung dengan hewan (feeding time). Para siswa berebut kesempatan untuk memberi makan rusa dan kelinci. Keberanian dan kasih sayang terhadap sesama makhluk ciptaan Allah SWT terpancar jelas dari wajah-wajah ceria mereka.

Selain edukasi flora dan fauna, Bhumi Merapi juga menyuguhkan wisata visual yang menarik. Siswa diperkenalkan dengan berbagai miniatur destinasi wisata ikonik dunia, salah satunya adalah replika bangunan Santorini yang terkenal. Hal ini memberikan wawasan global sederhana bagi para siswa.

Setelah rangkaian kegiatan edukasi selesai, siswa diberikan waktu bebas (free time) untuk mengeksplorasi minat masing-masing. Ada yang memilih bersantai menikmati jajanan, menaiki wahana kereta mini, hingga ada pula yang kembali berkeliling untuk mengamati hewan favorit mereka.

Kunjungan edukatif ini ditutup dengan kegiatan makan siang bersama untuk mempererat kebersamaan, dilanjutkan dengan Sholat Dzuhur berjamaah sebelum kembali ke sekolah. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan penyegaran (refreshing) bagi siswa, tetapi juga pengalaman belajar kontekstual yang akan terus diingat.