Bel masuk berbunyi, siswa kelas III bersiap sholat dhuha di Aula Utara SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta. Usai sholat dhuha, para siswa mendengarkan briefing dari Ustadz Wawan terkait agenda kunjungan kali ini.
Pukul 07.45, anak-anak mulai berbaris sesuai kelasnya dan bagi yang ingin ke toilet dipersilakan untuk ke toilet teelebih dahulu, mengingat perjalanan yang cukup jauh. Perjalanan kunjungan kali ini sekitar satu jam perjalanan. Kunjungan edukatif kali ini akan berkunjung ke Peternakan Kambing Ettawa dan Pengolahan Coklat di Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul.

Sesampainya di Geo Ettana (tempat pengolahan susu kambing), kunjungan dibagi menjadi 2 kelompok, anak putra ke area kandang kambing, anak putri ke area pengolahan susu dengan didampingi Ustadz/ah masing-masing. Berfoto menjadi agenda awal pada tiap kunjungan, sebelum anak-anak sibuk memberi makan kambing dan yang lainnya.
Kambing di Pengolahan Susu Geo Ettana merupakan kambing yang dikelola oleh kelompok tani ternak PE Purbaya, dengan bagi hasil 70:30. 70% untuk yang merawat, 30% untuk kelompok. Tiap harinya, dilakukan 2 kali pemerasan (pagi dan sore). Untuk menjaga stamina kambing, pemberian minum ditambahkan “komboran” dari pabrik.

“Seru sekali bisa memerah susu kambing di sini,” ungkap Aga yang baru saja mendapatkan kesempatan memerah susu kambing dengan beberapa teman lainnya. Sebelumnya, anak-anak mendapatkan penjelasan cara memerah susu kambing yang benar, agar kambing tetap nyaman. “Pertama-tama, cuci tangan terlebih dahulu. Pastikan tangan kita bersih. Lalu usapkan air hangat ke bagian kambing yang akan diperah. Cara memerah susu kambing berbeda dengan memerah sapi, tidak perlu ditekan dari atas ke bawah, cukup ditekan bagian ini saja. Pastikan kambing rileks, agar susu yang keluar bisa maksimal,” jelas bapak pemerah susu.
Di tempat pengolahan susu kambing, anak-anak melihat pembuatan permen susu dengan antusias. Selain itu, ada tester susu hangat yang bisa diicip, selain permen dan juga jajan es krim.
Setelah memberi makan kambing, memerah susu dan belanja olahan susu di Geo Ettana, kami melanjutkan perjalanan kunjungan tidak jauh dari peternakan kambing. Tidak sampai 5 menit, bus kembali sampai di pelataran Griya Cokelat Nglanggeran. Dengan semangat 45, para siswa langsung menuju lokasi pengolahan cokelat yang terletak di area belakang toko Griya Cokelat.

Para siswa mendengarkan penjelasan dari pihak Griya Cokelat, mulai cokelat dipanen dan diolah menjadi berbagai macam produk cokelat, seperti kripik pisang coklat, bubuk coklat siap seduh, cemilan coklat bar (batangan), cookies, dodol, dan lainnya. Bagian yang paling dinanti adalah mencicipi tester produk yang pastinya enak semua. Bahkan ada yang tidak cukup mencoba satu atau dua, masih saja mau nambah selama persediaan tester masih ada.

Beralih ke toko Griya Cokelat Nglanggeran, anak-anak disuguhi tester minuman cokelat panas dan dodol. Dan waktu yang paling ditunggu pun tiba, saatnya berbelanja dan membeli oleh-oleh untuk orang-orang tercinta di rumah. “Ustadzah, coba tebak aku udah makan dodol berapa?” tanya seorang siswi dengan mata berbinar dilanjutkan pengakuannya yang sudah empat kali mencoba tester dodol di lokasi itu. Teman yang lain pun tak kalah seru menyampaikan kesan mereka tentang kunjungan kali ini. Acara kunjungan pun diakhiri dengan sholat dzuhur berjamaah dan berpamitan kepada tuan rumah di Griya Cokelat. (Tim Kelas III/ Lasti)

