You are currently viewing Mabit Guru dan Karyawan Spesial Milad Esluha 30 SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta

Mabit Guru dan Karyawan Spesial Milad Esluha 30 SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta

Yogyakarta – Menyambut Milad ke-30, SDIT Luqman Al Hakim (Esluha) Yogyakarta menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) khusus bagi guru dan karyawan, Jumat–Sabtu (3–4 Oktober 2025). Acara bertajuk Dzikir dan Doa Bersama ini berlangsung khidmat sekaligus hangat, menjadi salah satu rangkaian menuju puncak Milad Esluha pada 26 Oktober 2025 di Balai Kota Yogyakarta

Kegiatan dimulai Jumat sore pukul 15.30 WIB dengan persiapan dzikir, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin Ustadz Raisudin. Guru, karyawan, dan pengurus komite sekolah ikut hadir. Seusai doa, para peserta menikmati santap sore bersama yang mempererat kebersamaan, meningkatkan kualitas ruhiyah, serta meneguhkan komitmen dakwah pendidikan di lingkungan sekolah

Selepas Maghrib, rangkaian ibadah berlanjut dengan shalat taubat, hajat, Isya, hingga shalat tasbih. Malam harinya, peserta mengikuti tilawah Al-Qur’an dan sarasehan (sambung rasa),  momen kebersamaan antar guru, karyawan, serta jajaran pimpinan sekolah sekolah, membicarakan dan menyamakan visi Esluha ke depan serta semangat dalam mengembangkan pendidikan Islami di Esluha, khususnya dalam menyongsong usia 30 tahun.

Kepala SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta, Ustadz ustadz Sumardi S,Pd menyampaikan bahwa kegiatan Mabit ini adalah bagian dari upaya memupuk kekuatan spiritual sekaligus memperkuat soliditas keluarga besar Esluha.

“Kami berharap momentum Milad ke-30 ini menjadi titik pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembinaan iman, akhlak, dan kebersamaan. Semoga guru dan karyawan senantiasa diberi kekuatan oleh Allah SWT dalam mengemban amanah mendidik generasi Qur’ani,” ujarnya.

Menjelang dini har, peserta dibangunkan untuk qiyamul lail, diisi dengan shalat tahajud, hajat, dan witir. Setelah Subuh, dzikir Al-Ma’tsurat dipimpin Ustadz Yogi. Acara ditutup dengan olahraga bersama, sarapan pagi, dan salam perpisahan pada pukul 06.30 WIB.

Dengan semangat dzikir, doa, dan kebersamaan, keluarga besar Esluha optimistis menatap masa depan, dan menjadi energi baru dalam perjalanan dakwah pendidikan yang sudah menginjak tiga dekade.

Mabit guru dan karyawan ini diharapkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan Esluha semakin siap menghadapi tantangan zaman, sekaligus semakin teguh dalam menjadikan sekolah sebagai pusat pendidikan yang unggul, Islami, dan berkarakter. (BZ)