Oleh : Eni Tri Haryati, S.Pd.,S.Si.
Di dunia ini banyak sekali terdapat perbedaan. Salah satunya adalah perbedaan yang akan kita bahas dalam artikel ini yaitu perbedaan yang ada pada setiap peserta didik. Guru merupakan salah satu profesi yang selalu menemui perbedaan pada setiap peserta didik yang ia didik. Bagaimana ya kira-kira sebaiknya kita menyikapi perbedaan yang ada pada peserta didik ini?
Bagi guru, setiap hari kita bertemu dengan banyak peserta didik yang ada di sekolah, lebih sempit lagi lingkupnya yaitu di kelas kita sendiri. Bertemu dengan 30 peserta didik berarti dengan kata lain kita juga bertemu dengan 30 perbedaan yang ada. Kita bisa melihat dari berbagai sudut pandang perbedaan yang bisa kita gali untuk kita syukuri dan kita optimalkan sehingga perbedaan itu menjadi sesuatu yang luar biasa. Pertanyaannya, bagaimana ya caranya?
Setiap peserta didik tentu mempunyai potensi yang beraneka ragam. Nah, potensi inilah salah satu perbedaan yang ada pada peserta didik kita. Bagaimana cara kita dapat mengenali dan mengoptimalkan potensi pada peserta didik kita?
Guru memang dituntut harus memiliki motivasi dan kemauan keras untuk mengenali dan memahami potensi peserta didik dengan cermat dan objektif. Pemahaman akan potensi peserta didik yang baik dapat memberikan gambaran yang tepat tentang perbedaan yang ada baik keunikan, kelebihan, kekurangan, dan karakter peserta didik, serta dapat mengetahui potensi peserta didik. Hal ini tentu akan sangat berguna supaya guru dapat merencanakan pembelajaran yang efektif dan efisien.
Setiap peserta didik memiliki perbedaan potensi. Faktor yang mempengaruhi keragaman individu ini tentu saja bermacam-macam, seperti faktor lingkungan, pola asuh, hobi, dan lain sebagainya. Sebagai guru kita tidak perlu mempermasalahkan perbedaan yang ada tersebut. Justru dengan banyaknya perbedaan tersebut kita mempunyai kesempatan yang sangat terbuka untuk mengembangkan berbagai model pembelajaran yang akan mengoptimalkan potensi peserta didik kita ini.
Salah satu model pembelajaran yang sangat populer di kurikulum merdeka yang sekarang digunakan adalah model pembelajaran berdiferensiasi. Sangat penting bagi guru untuk mempelajari dan mengembangkan pembelajaran ini kemudian mempraktikkannya dalam pembelajaran di kelas. Dalam pembelajaran ini guru harus bisa memfasilitasi berbagai kebutuhan peserta didik sesuai dengan kebutuhannya. Hal itu penting dilakukan guru karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga tidak bisa diberi perlakuan yang sama.
Memahami perbedaan siswa khususnya proses pembelajaran adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berdaya guna bagi semua siswa. Sekali lagi guru memiliki peran penting dalam menyikapi perbedaan individu peserta didik dengan menciptakan lingkungan kondusif, menggunakan pendekatan pembelajaran yang beragam, dan memberikan dukungan dan bimbingan individu.
Hal ini bisa dilakukan dengan memfasilitasi siswa yang berbeda kemampuannya melalui diferensiasi pembelajaran dan kolaborasi, guru dapat membantu setiap peserta didik mencapai potensi maksimal mereka dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, setiap siswa dapat merasa diterima, dihargai, dan terinspirasi untuk belajar dan berkembang secara optimal sehingga potensinya juga optimal, karena perbedaan adalah suatu keniscayaan.

