You are currently viewing POMG dan MABIT KELAS IV Satu Frekunsi, Satu Tujuan: Anak yang Berbakti, Orang Tua yang Mengerti

POMG dan MABIT KELAS IV Satu Frekunsi, Satu Tujuan: Anak yang Berbakti, Orang Tua yang Mengerti

SD Islam Terpadu Luqman Al Hakim Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Komite Paralel Kelas IV dan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) Siswa Kelas IV pada hari Sabtu-Ahad, 3-4 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tiap semester yang bertujuan untuk mengokohkan sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik anak sesuai tuntunan dan kaidah islam. Kegiatan yang berlangsung dari sore hingga Ahad pagi ini diikuti oleh seluruh wali murid paralel kelas IV, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi kelas IV. 

POMG kali ini tidak hanya menyampaikan perkembangan siswa dan program paralel/sekolah. Dalam kegiatan kali ini, tim paralel kelas IV menyertakan materi parenting dengan tema: Satu Frekuensi antara Rumah dan Sekolah. Rangkaian acara diawali pada pukul 15.30 WIB bertempat di Indoor Sekolah SDIT Luqman Al Hakim. Sesi ini dikhususkan untuk wali murid dengan menghadirkan pembicara Ustadz Asfani. 

Dalam penyampaiannya, Ustadz Asfani menekankan pentingnya komunikasi yang sehat dalam keluarga dan sekolah. Melalui pertemuan ini, kita diingatkan kembali pentingnya mendengar, bertabayun, dan bekerja sama dalam mendidik buah hati. Harapannya, ketika rumah dan sekolah berada dalam satu frekuensi, tujuan mulia itu akan lebih mudah diraih. 

Pertemuan Komite Paralel IV ini menjadi wadah tabayun dan musyawarah terkait program pembelajaran, perkembangan karakter ananda di kelas IV, serta penguatan peran POMG sebagai mitra strategis sekolah. Sekolah sangat berharap wali murid senantiasa bersemangat mengikuti program ini agar terjalin sinergi dan komunikasi yang baik dan saling mendukung dengan memaksimalkan peran masing-masing.

Di samping kegiatan POMG, pada waktu yang sama, siswa kelas IV berkumpul di masjid untuk memulai kegiatan mabit siswa yang akan dilaksanakan hingga Ahad pagi. Mabit kali ini mengambil tema: Adabku, Cerminan Diriku. Kegiatan diawali dengan dzikir sore dan murajaah hafalan bersama para ustadz pendamping. Menjelang maghrib, para siswa bersiap untuk shalat dan dilanjutkan makan malam. 

Puncak kegiatan mabit dilaksanakan pada pukul 19.30 WIB dengan Kajian Keislaman yang disampaikan oleh Ustadz Abu Risky, S.Sos., M.Pd. dengan tema “Adabku, Cerminan Diriku”, dengan sub-tema “Berbakti kepada Orang Tua, Menghormati Guru, Menyayangi Teman”. Ustadz Abu Risky memberikan pemahaman mendalam kepada siswa tentang pentingnya adab sebagai cerminan diri seorang muslim. Materi ini juga menjadi bagian dari program pencegahan bullying dan penguatan karakter empati di lingkungan sekolah. Ustadz Abu Risky mengajak anak-anak untuk memahami bahwa kecerdasan tidak hanya soal akademik, tetapi juga tentang bagaimana menghormati guru, menyayangi teman, dan berbakti kepada orang tua dalam keseharian. 

Setelah kajian, anak-anak bersiap untuk istirahat (tidur) di kelas masing-masing. Pukul 03.15, anak-anak mulai dibangunkan untuk melaksanakan shalat malah berjamaah. Usai shalat malam, adzan subuh berkumandang. Anak-anak melanjutkan shalat shubuh berjamaah dan dzikir pagi. Sekitar pukul 05.20, anak-anak dipersilakan kembali ke kelas untuk beres-beres persiapan pulang lalu sarapan.

Melalui dua agenda paralel ini, SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta berharap terbangun ekosistem pendidikan yang utuh. Orang tua mendapatkan bekal parenting, sementara anak-anak mendapatkan penguatan iman dan adab melalui pengalaman menginap dan beribadah bersama di sekolah. Semoga setiap langkah menuju majelis ilmu bernilai ibadah dan menjadi wasilah terwujudnya generasi Qurani yang berakhlak mulia. Bersama Esluha, Everyday With Qur’an. (EMC-Hani)