You are currently viewing SDIT Luqman Al Hakim Bersama AIESEC in UGM Tanamkan Kepedulian Lingkungan Melalui Edukasi Konservasi Laut

SDIT Luqman Al Hakim Bersama AIESEC in UGM Tanamkan Kepedulian Lingkungan Melalui Edukasi Konservasi Laut

Yogyakarta, 14 Juli 2026 – SD IT Luqman Al-Hakim kembali menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik melalui kegiatan edukasi konservasi laut yang bekerja sama dengan AIESEC in UGM pada Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Program edukasi ini merupakan bagian dari Aquatica Project, sebuah program Incoming Global Volunteer (iGV) yang diselenggarakan oleh AIESEC in UGM dengan mengusung fokus pada Sustainable Development Goal (SDG) 14: Life Below Water. Selama proyek berlangsung, para exchange participants dari berbagai negara bersama local volunteers menjalankan berbagai kegiatan edukasi mengenai konservasi laut, pengelolaan sampah, serta pelestarian wilayah pesisir.

Melalui kolaborasi ini, siswa-siswi SD IT Luqman Al-Hakim berkesempatan belajar langsung bersama relawan internasional dan relawan lokal mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, permainan edukatif, dan berbagai aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa dapat memahami hubungan antara kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dengan kelestarian lingkungan laut.

Sebagai bentuk pembelajaran yang aplikatif, para siswa juga mengikuti kegiatan kreatif dengan memanfaatkan potongan sampah plastik menjadi berbagai hasil kerajinan. Aktivitas tersebut bertujuan memperkenalkan konsep reduce, reuse, dan recycle sekaligus menunjukkan bahwa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai apabila dikelola secara tepat.

Salah satu local volunteer Aquatica Project 2026, Zalsa, menyampaikan bahwa kegiatan di SD IT Luqman Al-Hakim menjadi kesempatan bagi para relawan untuk membagikan pengetahuan yang telah mereka peroleh selama mengikuti berbagai workshop mengenai kemaritiman.

Saat sesi di SD IT Luqman Al-Hakim, kami diberi kesempatan untuk berbagi ilmu terkait kemaritiman yang telah kami dapatkan pada sesi workshop dan materi selama dua minggu sebelumnya. Saya berharap, sesi ini dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap isu kemaritiman, ungkap Zalsa. Ia juga mengapresiasi antusiasme siswa-siswi yang aktif bertanya dan berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.

Selain memperoleh wawasan mengenai konservasi laut, para siswa juga memiliki kesempatan berinteraksi secara langsung dengan para exchange participants. Pertemuan tersebut menjadi ruang pertukaran budaya yang memperkaya pengalaman belajar, di mana para siswa dan relawan saling berbagi cerita, pandangan, serta pengalaman mengenai kehidupan di negara masing-masing.

Kai, salah satu exchange participant asal Singapura, mengungkapkan kesannya setelah sesi pembelajaran selesai.

“It was so fun and exciting. Unexpectedly, they could answer my random question about rivers in Yogyakarta. I thought they were so smart and knew well about it,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Winston, exchange participant asal Hong Kong. Menurutnya, sesi diskusi dan kegiatan membuat kerajinan dari plastik bekas bersama para siswa menjadi pengalaman yang paling berkesan selama mengikuti kegiatan di SD IT Luqman Al-Hakim.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan dapat menjadi media yang efektif untuk membangun kepedulian sekaligus mempererat hubungan lintas budaya. Interaksi yang terjalin antara siswa dengan relawan internasional menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya memperluas pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan sikap saling menghargai keberagaman.

Melalui kerja sama bersama AIESEC in UGM, SD IT Luqman Al-Hakim berharap kegiatan seperti ini mampu memperkuat pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan bagi seluruh peserta didik. Edukasi yang dipadukan dengan pengalaman belajar secara langsung diharapkan dapat membentuk generasi yang memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian alam serta berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

END.

 

Deskripsi Singkat

AIESEC in UGM bersama dengan SD IT Luqman Al-Hakim kembali menjalin kolaborasi dalam pelaksanaan aquatica project, proyek sosial berbasis SDG 14.

Tentang Kami

AIESEC adalah organisasi kepemudaan internasional yang bersifat independen, non-politik, dan non-profit, yang dikelola sepenuhnya oleh anak muda. Didirikan pada tahun 1948, AIESEC kini hadir di lebih dari 100 negara dan wilayah, dengan fokus utama pada pengembangan kepemimpinan pemuda melalui pengalaman lintas budaya, proyek sosial, dan program pengembangan diri. AIESEC berlandaskan pada nilai-nilai kepemimpinan, keberagaman, integritas, dan keberlanjutan, serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Informasi Kontak

Untuk informasi maupun kerjasama lebih lanjut mengenai AIESEC in UGM silahkan hubungi bagian Public Relations AIESEC in UGM, melalui kontak berikut ini:

Ajeng Zahia Aini

Team Leader of Public Relations

Telepon : +62 82323550815

Email : [email protected]